blogwalking..

Template by:
Free Blog Templates

PANEL ATS-AMF

2.1 Auto Transfer Switch(ATS)

Sebuah switch transfer adalah listrik switch yang switch ini listrik lokasi sumber dari sumber utama untuk sumber sekunder atau tersier, dan kembali, dan merupakan bagian dari sistem distribusi listrik. Sebuah Otomatis Transfer Switch (ATS) sering dipasang di mana generator cadangan terletak, sehingga generator dapat menyediakan tenaga listrik sementara jika utilitas (jumlah dari kesenangan atau kepuasan relative yang di capai) sumber gagal. Sebuah ATS tidak hanya pengaman switch di generator cadangan sebagai sumber tenaga listrik sementara, tetapi juga perintah generator cadangan untuk memulai, berdasarkan kondisi tertentu secara kontinyu memonitor pada utilitas listrik, dan isolat generator listrik cadangan dari utilitas, ketika generator menyala dan memberikan kekuasaan sementara. Kemampuan mengendalikan saklar mungkin transfer manual saja, atau kombinasi dari otomatis dan manual. Transisi saklar mode dari saklar mungkin transfer Terbuka Transisi (OT), atau Transisi Tertutup (CT).

Sebagai contoh, di sebuah rumah dilengkapi dengan generator cadangan dan tipe biasa ATS dirancang untuk digunakan dengan generator cadangan, jika dalam pekerjaan utilitas listrik terjadi, ATS akan: a) perintah generator cadangan untuk mulai; b) setelah ATS melihat bahwa generator siap untuk menyediakan tenaga listrik (banyak perumahan generator set cadangan, didukung oleh salah satu gas alam atau solar, siap dalam waktu kurang dari 10 detik), para ATS istirahat sambungan rumah untuk utilitas listrik dan menghubungkan generator untuk sisi utilitas panel utama listrik rumah itu. Pada titik ini, pasokan listrik untuk memuat generator listrik rumah itu (lampu, AC, dan lain-lain), dan generator tidak terhubung dengan utilitas listrik. Sangat penting bahwa cadangan itu generator output tidak terhubung ke utilitas listrik (kondisi ini disebut backfeeding), karena jika rumah itu generator dan beralih transfer tersebut tidak secara khusus dirancang untuk modus operasi, generator atau utilitas yang peralatan mungkin akan rusak.

Transfer switch otomatis terus memantau tenaga listrik yang masuk. Setiap kegagalan simetris pada aksi klasik sebuah teori; seperti sags tegangan, brownouts, spike, atau lonjakan akan menyebabkan sirkuit internal untuk perintah generator untuk memulai dan kemudian akan ditransfer ke generator ketika sirkuit saklar tambahan menentukan generator memiliki tegangan dan frekuensi yang tepat. Ketika kembali listrik atau tidak ada anomali telah terjadi untuk waktu yang ditetapkan, saklar transfer kemudian akan mentransfer kembali ke sumber listrik dan generator perintah untuk mematikan, setelah jumlah tertentu lain "dingin" waktu tanpa beban pada generator.

Sebuah switch transfer dapat diatur untuk memberikan tenaga untuk hanya kritis atau seluruh sirkuit listrik (sub) panel. Beberapa tombol transfer memungkinkan untuk beban Shedding atau prioritas sirkuit opsional, seperti pemanasan dan pendinginan peralatan.

2.2 Automatic Mains Failure (AMF)

Panel AMF dan paket generator dirancang untuk memberikan tenaga darurat selama kegagalan pasokan listrik. Selama operasi, panel kontrol CMA memantau listrik memasuki gedung. Jika terjadi kegagalan listrik, panel akan memutuskan listrik dari beban, generator dimulai dan output yang terhubung ke beban. (Beban yang peralatan, lampu, dll digunakan di dalam rumah / kantor / pabrik pada waktu kegagalan induk). generator terus memasok listrik ke bangunan sampai pasokan listrik kembali. Generator lalu secara otomatis memutus, berhenti dan listrik kembali tersambung ke beban. Panel AMF beralih ke modus siaga siap untuk merespon dalam hal lain kegagalan listrik.

2.3 Syarat-syarat PLN dapat Auto-Close

1. ATS Operation mode dalam keadaan Auto Mode

2. Sensing PLN dalam keadan Close atau Tertutup

3. Auxelerasi Genset dalam keadan Close atau Tertutup


LylaKu

prpd (Thermal Over Load Relay)

Fungsi dari Over load relay adalah untuk proteksi motor listrik dari beban lebih. Seperti halnya sekring (fuse) pengaman beban lebih ada yang bekerja cepat dan ada yang lambat. Sebab waktu motor start arus dapat mencapai 6 kali nominal, sehingga apabila digunakan pengaman yang bekerja cepat, maka pengamannya akan putus setiap motor dijalankan. Over load relay yang berdasarkan pemutus bimetal akan bekerja sesuai dengan arus yang mengalir, semakin tinggi kenaikan temperatur yang menyebabkan terjadinya pembengkokan , maka akan terjadi pemutusan arus, sehingga motor akan berhenti. Jenis pemutus bimetl ada jenis satu phasa dan ada jenis tiga phasa, tiap phasa terdiri atas bimetal yang terpisah tetapi saling terhubung, berguna untuk memutuskan semua phasa apabila terjadi kelebihan beban. Pemutus bimetal satu phasa biasa digunakan untuk pengaman beban lebih pada motor berdaya kecil.

Kontruksi Over load relay apabila resistance wire dilewati arus lebih besar dari nominalnya, maka bimetal trip, bagian bawah akan melengkung k ekiri dan membawa slide ke kiri, gesekan ini akan membawa lengan kontak pada bagian bawah tertarik ke kiri dan kontak akan lepas. Selama bimetal trip itu masih panas, maka dibagian bawah akan tetap terbawa kekiri, sehingga kontak – kontaknya belum dapat dikembalikan kekondisi semula walaupun reset buttonnya ditekan, apabila bimetal sudah dingin barulah kontaknya dapat kembali lurus dan kontaknya baru dapat di hubungkan kembali dengan menekan reset button.
Adapun jenis Overload relay dapat ditunjukan pada gambar berikut :
tol.jpg

pilpt (Memasang Instalasi Listrik Rumah Bertingkat)

Memasang Instalasi Listrik Rumah Bertingkat


Tips ini sedikit berbagi ide memasang instalasi listrik rumah bertingkat. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali instalasi listrik rumah bertingkat yang sangat susah dalam memperbaikinya. Banyak sekali ditemui titik percabangan instalasi maupun pipa instalasinya ditanam langsung dalam beton. Alasannya supaya tidak terganggu dari hal-hal yang dapat merusak instalasi tersebut. Hal tersebut tentu saja ada benarnya, akan tetapi perlu diingat bahwa lantai beton tempat menaruh saluran instalasi akan sedikit banyak mempengaruhi kekuatan betonnya. Hal tersebut dikarenakan adanya rongga didalamnya yang berasal dari pipa instalasi yang ditanam dan rata2 pipa yang ditanam berupa peralon PVC atau bahasa "katroknya" peralon plastik. Gak percaya... tanya tuh sama orang sipil... Itu alasan pertamanya. Alasan yang kedua adalah karena akan susah dalam memperbaiki maupun jika akan dilakukan penggantian kabel instalasi. Mengapa demikian..?
  • Yang pertama adalah jika suatu hal dalam menanam pipa instalasi terjadi kebocoran pada pipa (ketika berlangsungnya proses pengecoran) maka akan mengakibatkan campuran beton masuk kedalamnya sehingga pada akhirnya pipa instalasi tersebut menjadi buntu alias tersumbat...
  • Yang kedua adalah jika sampai titik percabangan juga ditanam pada beton. Coba bayangin sendiri... gimana coba cara nyambung kabelnya...
Diluar itu semua, paling sering dijumpai adalah yang empunya rumah menggunakan kabel jenis NYM ataupun karena saking kayanya tu orang, instalasi rumahnya menggunakan kabel jenis NYY dan menganggap penanaman didalam beton tidak perlu menggunakan pipa instalasi. Wah yang ini... ni... paling kereeen... klo ada apa2 ama instalasinya gimanaaa cobaaa..?!?!. boro-boro nyusupin kabel buat diganti yang baru... nglepasin kabelnya aja dah gak bisa mikir lagi.... ditarik 10 orang aza tu kabel bakalan nyengir doang... ujung-ujungnya ganti total instalasi yang ada dalam beton tersebut.... mendingan ditinggal mancing dilaut bro.....he..heee....
Ok.. kita lanjutkan. Berikut ide tips pada pemasangan instalasi rumah bertingkat :
  • Sebaiknya instalasi terbagi menjadi group instalasi yang berbeda untuk tiap lantai.
  • Jalur pembagian group dari kotak pengaman untuk lantai atas(lantai 2,3,dst.) dapat diletakkan disisi luar tembok rumah ataupun didalam tembok itu sendiri. Jika diletakkan disisi luar tembok rumah, pastikan jalur tersebut terlindungi dengan baik. Anda bisa menggunakan pipa peralon atau bahan lainnya yang tahan terhadap perubahan cuaca dan yang terpenting harus kedap air. Gambar ilustrasinya baik di luar maupun didalam tembok terlihat seperti gambar dibawah ini.
  • Usahakan pipa instalasi tidak tertanam didalam beton apalagi titik sambungnya. Jikapun ada sebaiknya hanya pipa instalasi untuk saluran menuju lampu penerangan, itupun juga jangan dicabangkan didalam beton jika lampu penerangan tersebut dipasang paralel dengan lampu lainnya. Kita ambil contoh denah sederhana dibawah ini.
maka ilustrasi gambar realisasi pemasangan yang tampak dari depan akan terlihat seperti gambar dibawah ini.
dan jika dilihat dari samping maka kotak sambung 1 atau kotak sambung 2 yang menuju lampu akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Perlu di ingat, pastikan pipa instalasi yang akan ditanam dalam beton harus benar-benar tertutup rapat alias tidak ada kebocoran, terutama pada daerah sambungan pipa. Gunakan isolasi pada sambungan pipa untuk lebih melindungi dari kebocoran.

Satu hal lagi, jika anda merasa risi/kurang cocok dengan penutup asli dari kotak sambung (emang jelek kok tutupnya.. apalagi untuk kotak sambung yang bulat... garing bangettt...), anda bisa mengatur penanaman kotak sambung sedikit lebih dalam dan membuat tutup modifikasi (seperti terlihat pada gambar kotak sambung ke lampu diatas) yang terbuat dari kayu atau bahan lainya sebagai penutup kotak sambung tersebut sehingga nantinya jika tembok dirapikan akan terlihat rata. Jangan lupa diberi tanda kecil pada daerah tempat tutup kotak sambung tersebut sehingga jika suatu saat akan memperbaiki tidak kebingungan mencarinya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang membacanya dan terima kasih telah berkunjung kesini.. Akhir kata... molor lagi aahhh.....

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)
Pemanfaatan sistem Photovoltaic dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah pedesaan dan daerah terpencil yang belum terjangkau listrik PLN. PLTS dapat digunakan untuk segala kebutuhan listrik, misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, yaitu penerangan, pompa air, telekomunikasi, dll.
Cara mudah dan murah untuk mendapatkan tenaga listrik di rumah. PLTS adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi yang diperbaharui dan tidak akan ada habisnya, serta tidak menimbulkan polusi lingkungan, mudah pemeliharaan dan pemasangannya serta tanpa radiasi elektromagnetik yang berbahaya bagi kesehatan.

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS)
Pemanfaatan sistem Photovoltaic dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah pedesaan dan daerah terpencil yang belum terjangkau listrik PLN. PLTS dapat digunakan untuk segala kebutuhan listrik, misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, yaitu penerangan, pompa air, telekomunikasi, dll.
Cara mudah dan murah untuk mendapatkan tenaga listrik di rumah. PLTS adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi yang diperbaharui dan tidak akan ada habisnya, serta tidak menimbulkan polusi lingkungan, mudah pemeliharaan dan pemasangannya serta tanpa radiasi elektromagnetik yang berbahaya bagi kesehatan.

M.diesel

Sekalipun mesin diesel memiliki kekurangan dalam hal kebisingan dibandingkan mesin bensin. Mesin diesel karena keunggulan effisiensi bahan bakar menjadi pilihan banyak pengguna motor bakar untuk kendaraannya. Sebagai efek dari semakin ketatnya peraturan terhadap pencemaran lingkungan hidup, mesin diesel menjadi salah satu pilihan dalam pemakaian sistem internal-combustion engine. Internal-combustion engine ini kita temui dalam sistem mobil, kapal, alat pembangkit listrik portable, bus, traktor dsb. Salah satu keunggulan mesin diesel adalah sistem pembakarannya menggunakan Compression-ignition ( pembakaran-tekan), yang tidak memerlukan busi.

Sistem ini memungkinkan tercapainya tekanan awal yang tinggi sebelum terjadi proses pembakaran, hal ini akan meningkatkan thermal-effisiency dibandingkan sistem yang lain. Keunggulan yang lain adalah fleksibilitas jenis bahan bakar yang bisa digunakan, karena pembakaran yang terjadi tidak memerlukan pengontrolan bunga api, berbagai jenis bahan bakar bisa dipakai. Misalnya; minyak tanah, minyak sawit, produk minyak berat dari minyak mentah, alkohol, emulsi( campuran air dan bahan bakar solar) dsb.
Applikasi dari sistem pembakaran diesel ini bisa ditemui di dunia automotive untuk angkutan berat, tractor, bulldozer, pembangkit listrik di desa-desa, generator listrik darurat di rumah-sakit, hotel dsb. Namun disamping keunggulan yang dimiliki, diesel sistem juga memiliki problem khusus yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan adalah smoke/asap serta gas buang khususnya Nitrogen Oxide (NOx).
Kedua pollutant ini saling bertolak belakang dalam pemunculannya. Smoke/soot/asap terbentuk ketika bahan bakar tidak mampu tercampur dengan baik dengan ogsigen sehingga reaksi pembakaran tidak sempurna, dalam kondisi seperti ini suhu pembakaran tidak terlalu tinggi ( < 1800 °C ) NOx atau Nitrogen Oxide tidak banyak terbentuk.
Namun ketika pencampuran bahan bakar dan udara terjadi dengan baik sehingga pembakaran sempurna tercapai, maka suhu pembakaran tinggi ( > 1800 °C ), hal ini mengakibatkan terjadinya reaksi antara gas N2 yang ada di udara dengan oksigen membentuk senyawa Nitrogen Oxide, sekalipun produksi smoke/soot/asap akan mengecil.
Untuk mengatasi dilema diatas, berbagai penelitian telah dilakukan khususnya untuk memungkinkan reduksi antara smoke/soot/asap dan Nitrogen Oxide secara bersama-sama.

1).HUKUM PASCAL :
Hukum ini dikemukakan oleh Blaise Pascal. Deskripsinya sederhana : Tekanan yang diberikan dari luar kepada zat cair dalam keadaan tertutup besarnya sama dan menuju ke satu arah. Secara teoritis, rumusnya adalah :
F1/A1 = F2/A2
Dimana F adalah besar tekanan yang diberikan kepada alas A. Untuk F satuannya harus Newton dan A harus Meter persegi. Hati-hati, kalau pada soal diberikan satuan cmpersegi, harus diubah ke meter persegi.
Penerapannya adalah pada dongkrak hidrolik yang ada di bengkel itu lho, yang gunanya untuk menaikkan mobil bila ada kerusakan di bagian bawahnya. Yang kedua adalah pompa air.

2).HUKUM ARCHIMEDES :
Hukum ini dikemukakan oleh Archimedes tentunya, yang ketemu secara tiba-tiba saat beliau mandi. Setelah ketemu, malah meneriakkan 'Eureka! (Saya telah menemukannya!) sambil berlari dijalanan sambil telanjang.....
Bunyi hukumnya adalah : Bila ada benda ber-massa yang dicelupkan di dalam air, akan mendapatkan tekanan keatas yang sama dengan besar massa air yang ditumpahkan. Dengan cara ini, Archimedes bisa mengetahui apakah mahkota Raja Hiero II sungguh-sungguh terbuat dari emas murni atau tidak. Rumusnya adalah :
Fa = p(rho) x g x V
Dimana : Fa = tekanan ke atas (sat. Newton)
p = massa jenis cairan
g = gaya gravitasi bumi
V = volum yang tercelup.

Penerapannya yang sederhana adalah ketika Anda renang : kalau tenggelam pasti akan terangkat ke atas kan? Itulah hukum Archimedes. Sementara yang lain adalah kapal selam, juga ada kendaraan amfibi, dll.

3).HUKUM BOYLE:
Seperti biasa, yang menemukan adalah Robert Boyle. Bunyinya yang terutama adalah : Bila berat jenis gas adalah konstan, maka hasil kali antara tekanan dan massanya (massa biasa, bukan massa jenis) adalah konstan pula, dengan artian sama. Maka dari hal diatas dapat di simpulkan rumus seperti ini :
P1 x V1 = P2 x V2
Dimana : P1 = tekanan awal
P2 = tekanan akhir
V1 = volume awal
V2 = volume akhir
Penerapannya yang paling sederhana adalah pompa ban sepeda dan mobil. itu menerapkan hukum boyle. Yang lain juga ada, misalnya katup gas pada industri gas dan PLTU. Begitulah kira-kira.
rumus matematika...
rumus bangun ruang
(DIMENSI TIGA)

Rumus Kubus
- Volume : Sisi pertama dikali sisi kedua dikali sisi ketiga (S pangkat 3)

Rumus Balok
- Volume : Panjang dikali lebar dikali tinggi (p x l x t)

Rumus Bola
- Volume : phi dikali jari-jari dikali tinggi pangkat tiga kali 4/3 (4/3 x phi x r x t x t x t)
- Luas : phi dikali jari-jari kuadrat dikali empat (4 x phi x r x r)

Rumus Limas Segi Empat
- Volume : Panjang dikali lebar dikali tinggi dibagi tiga (p x l x t x 1/3)
- Luas : ((p + l) t) + (p x l)

Rumus Tabung
- Volume : phi dikali jari-jari dikali jari-jari dikali tinggi (phi x r2 x t)
- Luas : (phi x r x 2) x (t x r)

Rumus Kerucut
- Volume : phi dikali jari-jari dikali jari-jari dikali tinggi dibagi tiga (phi x r2 x t x 1/3)
- Luas : (phi x r) x (S x r)
- S : Sisi miring kerucut dari alas ke puncak (bukan tingi)

Rumus Prisma Segitiga Siku-siku
- Volume : alas segitiga kali tinggi segitiga kali tinggi prisma bagi dua (as x ts x tp x

rumus bangun datar
(DIMENSI DUA)

Rumus Bujur Sangkar
Bujur sangkar adalah bangun datar yang memiliki empat buah sisi sama panjang
- Keliling : Panjang salah satu sisi dikali 4 (4S) (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Sisi dikali sisi (S x S)

Rumus Persegi Panjang
- Keliling : Panjang tambah lebar kali 2 ((p+l)x2) (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Panjang dikali lebar (pl)

Rumus Segitiga
- Keliling : Sisi pertama + sisi kedua + sisi ketiga (AB + BC + CA)
- Luas : Panjang alas dikali pangjang tinggi dibagi dua (a x t / 2)

Rumus Lingkaran
- Keliling : diameter dikali phi (d x phi) atau phi dikali 2 jari-jari (phi x (r + r)
- Luas : phi dikali jari-jari dikali jari-jari (phi x r x r)
- phi = 22/7 = 3,14

Rumus Jajar Genjang atau Jajaran Genjang
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : alas dikali tinggi (a x t)

Rumus Belah Ketupat
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : alas dikali panjang diagonal dibagi 2 (a x diagonal / 2)
- Diagonal : Garis tengah dua sisi berlawanan

Rumus Trapesium
- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)
- Luas : Jumlah sisi sejajar dikali tinggi dibagi 2 ((AB + CD) / 2)

Profil Listrik


apa kah Tg.pinang bisa meniru nya ?

Bisa Kontrol Penggunaan Listrik

Selasa, 2 Maret 2010 | 21:28 WITA

SAMARINDA – Sebanyak 1.300 pelanggan prabayar Perusahaan Listrik Negara (PLN) Samarinda telah menggunakan sistem voucher listrik dan KWH Meter Prabayar, sejak tahun lalu. Sebanyak 1.300 pelanggan yang sebagian besar berada kawasan perumahan ini sekaligus menjadi pilot project penggunaan teknologi baru PLN ini.

Menurut Max Tahapary, Manager PLN Cabang Samarinda, penggunaan voucher listrik belum disebarluaskan untuk seluruh pelanggan, karena investasi yang dibutuhkan cukup besar. PLN juga terus memperbaiki layanan KWH Meter Prabayar dan voucher listrik.

"Saat ini baru 1.300 pelanggan pre-paid yang menggunakan layanan tersebut. Dengan menggunakan voucher listrik, pelanggan tak perlu ragu atau curiga terjadi kesalahan pencatatan meter listrik," kata Max saat ditemui Tribun, Selasa (2/3).

Selain itu, pelanggan bisa mengatur dan mengontrol penggunaan listrik dalam sebulan. Dengan sistem voucher listrik, pelanggan juga tak perlu khawatir sambungan listrik akan diputus PLN, karena listrik secara otomatis akan padam bila voucher sudah habis. "Kalaupun ada kekhawatiran voucher habis di malam hari, sudah ada lampu warning sehingga pelanggan bisa segera menyiapkan voucher agar tak sempat padam," kata Max.

Hingga saat ini, respon dari pengguna layanan ini, kata Max, cukup positif. Namun, ada pula pelanggan yang mengeluhkan biaya yang mesti dikeluarkan lebih mahal. "Itu juga berarti penggunaan listrik di rumah pelanggan masih cukup tinggi. Tak jauh berbeda dengan voucher pulsa, cepat atau tidaknya penggunaan pulsa ditentukan pemakaian. Oleh karenanya, kalau mau penggunaannya murah, maka penggunaan listrik juga harus dihemat," kata Max.

Lokasi penjualan voucher listrik yang masih terbatas, kata Max juga masih dikeluhkan. Oleh karenanya, PLN akan mengembangkan lokasi penjualan voucher listrik agar pelanggan tak lagi kerepotan. "Untuk saat ini untuk penjualan coucher hanya di PLN saja. Tapi ke depan kami rancang penjualan voucher listrik bisa seperti voucher pulsa, sehingga bisa mudah diperoleh," ujarnya.

Sebelum mengembangkan penggunaan KWH Meter Prabayar dan voucher listrik bagi seluruh pelanggan di Samarinda, Kukar dan Kubar, pihaknya akan terlebih dahulu melihat perkembangan pilot project 1.300 rumah pelanggan. "Kami masih memikirkan service after sales. Jadi berbagai masukan kami tampung dan selesaikan yang paling mendasar. Setelah ada perbaikan, barulah kami sebarkan untuk pelanggan lainnya," paparnya.

Sekadar diketahui, penggunaan voucher listrik tak jauh berbeda dengan voucher pulsa. Pelanggan cukup memasukkan no token ke KWH Meter Prabayar dan secara otomatis listrik bisa digunakan. (may)

70.000 Daftar Tunggu

DAFTAR tunggu pemasangan baru PLN Samarinda masih cukup besar. Menurut Max Tahapary, Manager PLN Cabang Samarinda, daftar tunggu meliputi kawasan Samarinda, Tenggarong dan Kutai Barat mencapai sekitar 70.000 daftar tunggu. "Daftar tunggu memang masih cukup panjang. Kami belum bisa jor-joran untuk membuka layanan sambungan baru, karena belum semua pembangkit rampung dan terkoneksi," kata Max, Selasa (2/3).

Kendati demikian, Max optimis seluruh daftar tunggu akan tuntas di tahun 2013 mendatang. "Di tahun 2013 itu tak ada lagi bicara daftar tunggu. Masyarakat yang datang untuk menyambung listrik sudah bisa langsung karena saat itu kondisi daya juga sudah bagus," ujarnya.

Beberapa pembangkit yang bakal meningkatkan daya mampu di sistem mahakam yakni PLTU 2x100 MW di Teluk Balikpapan serta beberapa pembangkit lainnya.




Pembangkit Listrik Tenaga Surya: Memecah Kebuntuan Kebutuhan Energi Nasional dan Dampak Pencemaran Lingkungan
Kata Kunci: , , , , , ,
Ditulis oleh Teguh Priyambodo pada 12-10-2007
Beberapa tahun belakangan ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) kita gencar mensosialisasikan program hemat listrik dari pukul 17.00 hingga 22.00. Alasan PLN melakukan ini adalah untuk efisiensi energi terutama dalam menghadapi beban puncak pada jam tersebut. Oleh karena itu masalah peningkatan konsumsi energi nasional ini harus segera dipecahkan. Perlu kita pahami, kebutuhan energi global dalam 30 tahun ke depan akan meningkat dua kali lipat per tahunnya. Pada 40 tahun mendatang, kebutuhan meningkat lagi menjadi tiga kali lipat atau setara dengan energi 20 miliar ton minyak bumi. Memang selama ini menurut Energy Information Administration (EIA) memperkirakan pemakaian energi hingga tahun 2025 masih didominasi bahan bakar fosil, yakni minyak bumi, gas alam, dan batubara. Permasalahannya yaitu menurut data Departemen ESDM juga menyebutkan, cadangan minyak bumi di Indonesia hanya cukup untuk 18 tahun kedepan, sedangkan gas bumi masih bisa mencukupi hingga 61 tahun lagi. Kemudian cadangan batubara diperkirakan habis dalam waktu 147 tahun lagi.Energi alternatif Salah satu langkah konkrit PLN yang akan diwujudkan hingga tahun 2009 adalah dengan membangun proyek PLTU 10.000 MW. Mungkin beberapa alasan memilih solusi ini karena selama ini kebutuhan listrik Negara 30 % disumbang oleh PLTU Suralaya yang berbahan baku batubara dan seperti yang dikemukakan diatas bahwa cadangan batubara nasional cukup tinggi. Permasalahannya adalah sumber utama penghasil emisi karbondioksida secara global, yaitu pembangkit listrik bertenaga batubara. Pembangkit listrik ini membuang energi dua kali lipat dari energi yang dihasilkan. Semisal, energi yang digunakan 100 unit, sementara energi yang dihasilkan 35 unit. Maka, energi yang terbuang adalah 65 unit! Setiap 1000 megawatt yang dihasilkan dari pembangkit listrik bertenaga batubara akan mengemisikan 5,6 juta ton karbondioksida per tahun yang merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab global warming.Selanjutnya apabila kita menggunakan bahan bakar gas, memang relatif murah dan ramah lingkungan. Namun cadangan gas bumi kita terbatas. Belum lagi persaingan dengan konsumsi publik karena PT. Pertamina saat ini melakukan program konversi minyak tanah ke bahan bakar gas. Jelas hal ini merupakan dua hal yang kompetitif.Selain itu ada juga pemanfaatan energi panas bumi bisa menjadi alternatif yang murah dan ramah lingkungan. Tetapi pemanfaatan energi panas bumi tidak bisa maksimal karena persediaannya sangat terbatas dan teknologi untuk mengelolanya dianggap mahal. Bagaimana dengan energi tenaga air? Energi ini termasuk yang paling murah untuk dimanfaatkan. Namun, kendala yang kerap terjadi adalah ketika musim kemarau tiba. Sumber-sumber air yang digunakan sebagai pembangkit seringkali menyurut dan jauh berkurang sehingga tidak dapat beroperasi secara optimal. Selanjutnya bagaimana dengan teknologi nuklir? Mungkin secara teknologi bangsa kita sudah bisa mampu. Namun sejarah mengenai kasus teknologi ini di Uni Soviet maupun tragedi Hiroshima dan Nagasaki menjadi trauma bagi dunia pada umumnya. Tentunya permasalahannya adalah waktu sosialisasi yang cukup lama terhadap penanganan resiko dari teknologi ini.Sebagai salah satu solusi masalah energi diatas yaitu energi matahari atau tenaga surya. Energi matahari yang dipancarkan ke planet bumi adalah 15.000 kali lebih besar dibandingkan dengan penggunaan energi global dan 100 kali lebih besar dibandingkan dengan cadangan batubara, gas, dan minyak bumi. Permasalahan energi matahari ini mungkin sedikit banyak mirip dengan energi nuklir. Sebenarnya secara teknologi bangsa Indonesia sudah mampu mengelolanya. Bahkan teknologi mutakhir telah mampu mengubah 10-20 % pancaran sinar matahari menjadi tenaga surya. Secara teoritis untuk mencukupi kebutuhan energi global, penempatan peralatan tersebut hanya memerlukan kurang dari satu persen permukaan bumi, bukankah suatu hal yang efisien!Namun sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa bumi sehingga memiliki energi sinar matahari berlimpah tidak dapat memanfaatkannya secara baik. Pemanfaatan energi matahari selama ini baru digunakan sebagai pemanas air di rumah-rumah mewah maupun hotel, itupun masih produk impor. Padahal, di negara-negara Eropa utara yang relatif miskin sinar matahari, justru banyak memanfaatkan energi matahari sebagai energi terbaharukan, ramah lingkungan, dan murah. Bagaimana dengan bangsa Indonesia?Pertimbangan EkonomiMungkin kita pernah kaget karena harga minyak bumi yang terus melambung sempat menembus angkan US$ 76 per barel sehingga menyebabkan pembengkakan anggaran dan menekan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu pemanfaatan energi matahari merupakan solusi yang ekonomis. Jika ada pendapat bahwa pemanfaatan energi matahari memerlukan biaya tinggi, itu merupakan pendapat yang perlu dipertanyakan. Perlu diakui bahwa untuk investasi awal cukup mahal. Namun dalam biaya operasionalnya terbilang murah ketimbang pemanfaatan energi gas bumi maupun batubara. Justru kita mendapatkan bahan bakunya secara gratis!Negara kita setiap tahunnya menadapat energi matahari sebesar 2.500 kW per jam-nya (sumber lainnya mengatakan bumi secara tak henti disinari energi sebesar 17 triliun kW). Jelas ini merupakan potensi. Mengutip tulisan dari Ivan A. Hadar dari Infid, energi matahari dapat dimanfaatkan secara solar thermal dan photogalvanic. Pada prinsipnya solar thermal yaitu sinar matahari diperkuat cermin yang mengalihkan ke alat penyerap berisi cairan. Cairan ini kemudian memanas dan menghasilkan uap yang membangkitkan generator turbo pembangkit tenaga listrik. Di California, AS, alat ini telah mampu menghasilkan listrik sebesar 354 MW. Dengan memproduksinya secara massal, harga satuan energi matahari ini di AS, hanya sekitar Rp 100.000 per kW per jam-nya. Hal ini tentu lebih murah ketimbang energi nuklir dan sama dengan energi dari pembangkit listrik berbahan baku fosil.Sedangkan pembangkit listrik photogalvanic, pengunaannya menggunakan sel-sel photogalvanic. Sebagai akibat sengatan sinar matahari, sel-sel tersebut melepaskan elektron yang dipaksa berputar dengan dampak terjadinya aliran listrik. Sel-sel tersebut dikemas dan dijual dalam bentuk modul dan dapat digunakan pada teknologi tegangan tinggi. Memang untuk saat ini modulnya terbilang cukup mahal. Namun perkembangan kedepannya diperkirakan harga akan menurun. Sebab salah satu pasarnya adalah mobil tenaga listrik yang diramalkan akan menjadi mobil masa depan. Lalu apa solusinya?Berdasarkan uraian diatas, hendaknya pemerintah lebih proaktif untuk mencari sumber energi baru dan terbaharukan. Ada beberapa langkah yang dapat menjadi bahan pemikiran kita bersama. Pertama, diversifikasi penelitian dan pengembangan energi matahari. Dana untuk penelitian dan pengembangan energi alternatif perlu ditingkatkan tiap tahunnya. Kedua, dengan perkembangan teknologi, khususnya biaya produksi energi surya dapat bersaing dengan energi fosil. Ketiga, kemauan politik dari semua pihak harus tinggi. Sehingga apabila dilakukan produksi energi matahari secara masal, maka sumber energi ini tereksplorasi sebagai energi utama di masa depan.Yang pasti, kedepannya kita tidak akan meninggalkan krisis energi bagi anak cucu bangsa Indonesia. Justru mewariskan teknolgi masa depan yang mutakhir. Teknologi yang murah, ramah lingkungan dan efisien.